Negeri Sakura di SIEDEX 2016

Koniichiwa..Sahabat Medisti! Pada tahu gak sih, kalau Sidoarjo Education Expo (SIEDEX) atau pameran pendidikan kembali digelar oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo? Tahun ini SIEDEX diselenggarakan di Gedung Tennis indoor GOR Sidoarjo dan dibuka oleh Bupati Sidoarjo H. Saiful Illah SH,M.HUM, Senin (24/10/16). SIEDEX 2016 menyediakan total 108 stand bagi sekolah-sekolah Negeri maupun Swasta yang ingin unjuk program pendidikannya mulai tanggal 24 sampai 28 Oktober 2016.

SMPN 1 Sedati memberi tugas kepada 150 siswa/siswi untuk berpartisipasi dalam SIEDEX tahun 2016. Dengan mengangkat tema yang berbeda dari tahun sebelumnya yaitu “Hasil Olahan Mangrove”, kali ini sekolah kita mengangkat tema “Japanese Education” yang diikuti oleh beberapa teman perwakilan dari ekstrakulikuler Bahasa Jepang. Mereka telah mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan kebudayaan Negeri Sakura ini.  Namun, sangat disayangkan sekolah kita hanya mengikuti 2 hari saja dan dibagi menjadi 3 shift yaitu: pagi, sore, dan malam.

Hari pertama pameran, siswa-siswi perwakilan beserta guru-guru penjaga berkumpul di lobby sekolah. Mereka diberangkatkan sekitar pukul 06.00 WIB menggunakan tiga mobil yang telah  disediakan oleh pihak sekolah. Setelah sampai di GOR Sidoarjo pada pukul 07.21 WIB, mereka langsung menjalankan tugasnya masing-masing. Di dalam gedung, ada beberapa siswa yang mempersiapkan perlengkapan pameran bersama guru penjaga. Kemudian pada pukul 07.32 WIB Tim Paduan Suara SMPN 1 Sedati mulai latihan komposisi untuk tampil di panggung pembukaan.Para tamu undangan datang sekitar pukul 08.10 WIB, mereka sudah tak sabar untuk melihat tampilan dari berbagai sekolah dan bertemu langsung dengan Bupati Sidoarjo.

Pada pukul 10.09 WIB dengan bangganya Tim Orkestra dan Paduan Suara SMPN 1 Sedati yang terdiri dari murid kelas 7-9 menampilkan spesial perform dengan membawakan lagu “Hymne Guru” dan “Jembatan Merah”di panggung pembukaan. Mereka tampil dengan percaya diri serta penuh penghayatan, setelah selesai mereka mendapat tepuk tangan yang sangat meriah dari para pengunjung dan tamu undangan. Setelah beberapa tampilan dari berbagai sekolah, akhirnya Bapak Bupati datang di GOR Sidoarjo pukul 09.45 dan langsung diiringi lagu “Pandan Wangi”. Acara sambutan Bupati dilaksanakan pukul 10.26-11.06 WIB, beliau berkata bahwa saat ini pendidikan tidak hanya cukup di ruang kelas saja, namun pendidikan memerlukan ruang ekspresi yang lebih luas juga.

Setelah acara sambutan selesai, SIEDEX resmi dibuka oleh bapak Saiful Illah pada pukul 11.07 WIB. SIEDEX juga dimeriahkan oleh berbagai kegiatan akademis, seperti lomba mewarnai (TK/RA), Spelling Bee (SD/MI), Jurnalist Competition (SMP/MTs), Pidato bahasa Inggris (SMA/MA/SMK).  Dan ada juga kegiatan non akademis, seperti Traditional Dance (TK, SD, SMP/MTs, SMA/MA), Putra-Putri SIEDEX (SMP/MTs, SMA/MA, dan SMK), Cosplay (umum), Band competition dan Dalang cilik. Seru banget kan pastinya..

Stand pameran SMPN 1 Sedati memamerkan berbagai hasil karya murid kelas 7-9. Yakni, bros, glass painting dan lukisan-lukisan yang pastinya colourful dan menarik. Menariknya lagi, sekolah kita menyediakan sewa baju jepang pria dan wanita yang tentunya direspon baik oleh para pengunjung. Mereka sangat antusias untuk berfoto menggunakan gaya kekinian dengan dibalut baju Kimono. Selain sewa baju, ada beberapa fasilitas yang tak kalah menariknya seperti Belajar Origami (Seni Melipat), Belajar Shodou (Kaligrafi), Ubah Nama dalam Bahasa Jepang, dan Baca Karakter Tulisan Tangan. Wow banyak banget kan? Apalagi semua serba gratis loh! kurang baik apa coba hehe..

Pengunjung stand SMPN 1 Sedati pun beragam, mulai dari adik-adik SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK hingga kakak-kakak Alumni menyempatkan datang ke stand sekolah kita bukan hanya untuk sekedar melihat-lihat, tapi menyoba berbagai fasilitas yang disediakan dan melepas rindu dengan beberapa guru yang berjaga. Sambil menunggu rombongan shift 2 datang, pukul 11.30 WIB siswa/siswi shift 1 meninggalkan stand untuk beristirahat dan makan bersama setelah konsumsi dibagikan.

Stand SMPN 1 Sedati tetap ramai hingga malam hari tiba. Meski siswa/siswi terlihat sangat lelah, mereka tetap melayani pengunjung dengan ramah dan penuh senyum. Bahkan ada siswa yang tidak mau pulang dikarenakan ini adalah pengalaman pertama baginya, ia sangat senang. Akhirnya, sekitar pukul tujuh malam siswa/siswi yang bertugas dipulangkan menggunakan transportasi sekolah.

Berbeda dari sebelumnya yang memamerkan berbagai hasil karya siswa/siswi, hari kedua pameran stand SMPN 1 Sedati cukup unik karena siswa/siswi kelas 7 yang tergabung dalam esktrakulikuler biola memainkan beberapa lagu daerah yaitu: Yamko Rambe Yamko, Anging Mamiri, O Ina Ni Keke dan Jembatan Merah. Selain biola, ada juga yang bermain alat musik angklung, pianika, piano, dan menyanyi. Mereka bermain dengan sangat indah dan percaya diri. Padahal anak didik Pak Wandi masih cukup terbilang baru dalam permainan alat musik ini, tetapi dengan latihan yang sungguh-sungguh dan kemauan yang keras selama kurang lebih 2 bulan, latihan menjadi tidak sia-sia.

Hal ini menarik perhatian para pengunjung. Mereka berhenti sejenak untuk menikmati penampilan siswa/siswi sehingga stand SMPN 1 Sedati menjadi penuh dan sesak. Bahkan ada seorang guru dari salah satu SD negeri di Sidoarjo yang menyempatkan mampir ke stand sekolah kita karena tertarik untuk menyanyi bersama siswa/siswi SMPN 1 Sedati. Ia menyanyikan lagu Jembatan Merah dan Anging Mamiri, walaupun tidak terlalu hafal ia tetap semangat untuk tetap bernyanyi dengan diiringi alunan musik biola. Tidak sedikit orang yang memuji penampilan murid kelas 7 sekolah kita, ini menjadi kebanggaan sendiri bagi mereka.

Karena terlalu seru memainkan berbagai alat musik, tak terasa malam telah tiba. Siswa/siswi SMPN 1 Sedati juga sudah terlihat lelah, walaupun begitu mereka senang karena mendapatkan kesempatan untuk bermain alat musik bersama teman-temannya dan pengalaman baru menyenangkan yang pasti tidak akan terlupakan. -DheaKhalishah

Share