Menggunakan hand sanitizer merupakan salah satu tindakan yang bisa dilakukan untuk mencegah penularan virus. Sebab, hand sanitizer terbukti secara klinis mampu mengurangi bakteri, kuman, dan virus yang menempel pada tangan manusia. Namun, kebutuhan akan benda satu ini tampaknya semakin meningkat di tengah pandemi virus corona covid-19 yang merebak ke seluruh dunia. Oleh karena itu, ini adalah kesempatan bagi peserta didik untuk berkreasi membuat handsanitizer daun sirih. 

Bahan yang dapat dipersiapkan untuk membuat hand sanitizer alami yakni sebagai berikut:

  1. Daun sirih 50 gram
  2. Air panas 200 ml
  3. Air bersih 200 ml
  4. Jeruk nipis 8 ml

Alat yang perlu Anda persiapkan untuk membuat hand sanitizer yang ekonomis dan mudah yaitu antara lain:

  1. Kompor
  2. 2 buah panci
  3. Gelas ukur
  4. Botol spray
  5. Pisau
  6. Saringan

Berikut adalah cara membuat hand sanitizer :

  1. Cuci 50 gram daun sirih hingga bersih
  2. Keringkan daun sirih dengan cara diangin-anginkan
  3. Setelah dipastikan kering dan bersih, potong daun sirih tersebut menjadi kecil kecil
  4. Tuang 50 g daun yang telah dipotong kecil-kecil ke dalam panci yang berisi 200 ml air panas
  5. Setelah selesai, ambil panci lain yang lebih besar
  6. Isi panci tersebut dengan air dingin
  7. Masukkan panci yang berisi rendaman daun sirih ke dalam panci yang lebih besar
  8. Rebus daun sirih dengan cara seperti ditim
  9. Gunakan api kecil
  10. Panaskan hingga 90 derajat celcius
  11. Setelah selesai, diamkan dan tunggu hingga 30 menit
  12. Setelah dingin, saring rendaman daun sirih ke dalam gelas ukur
  13. Tuangkan air daun sirih hingga mencapai 15 persen
  14. Tambahkan 8 ml air jeruk nipis
  15. Tambahkan air secukupnya
  16. Aduk
  17. Tuangkan ke dalam botol spray
  18. Siap digunakan

Pembuatan hand sanitizer menggunakan daun sirih ini dapat dilakukan di rumah dengan tidak memperjualbelikannya. Cukup buat dan gunakan hand sanitizer ini secara pribadi. Hand sanitizer tidak bisa diaplikasikan ke kulit manusia dalam jangka waktu yang lama. Sebab, penggunaan yang terlalu lama dapat menyebabkan kulit menjadi kering, kasar, bahkan alergi dan gangguan kesehatan kulit yang lainnya.