SMP Negeri 1 Sedati menjadi salah satu dari 6 sekolah penggerak negeri di Kota Sidoarjo yang ditunjuk untuk melakukan kegiatan penyampaian Program Roots tahun 2021. Fasilitator Nasional Program Roots sekaligus Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak DPMPPA, Nur Agustina SPsi MM menyampaikan, Program Roots dari Kemendikbud Ristek bersama UNICEF Indonesia diprioritaskan untuk sekolah penggerak jenjang SMP dan SMA.

Program Roots merupakan program global pencegahan kekerasan di kalangan teman sebaya, yang berfokus pada upaya membangun iklim yang aman di sekolah. Program ini dijalankan dengan mengaktivasi peran siswa sebagai Agen Berpengaruh atau Agen Perubahan. Tujuannya program roots ini untuk menciptakan agen perubahan. Dimana agen perubahan itu merupakan peserta didik yang memiliki pengaruh bagi teman sebaya untuk memberikan contoh agar berperilaku baik dan menebarkan kebaikan. 

Sejumlah 30 peserta didik SMP Negeri 1 Sedati terpilih sebagai agen perubahan yang terdiri dari kelas VII, VIII, dan IX. Nantinya, para agen perubahan ini akan diberikan materi terkait pencegahan perundungan selama 10 kali pertemuan. Hasilnya, agen perubahan akan membuat karya promosi anti perundungan berupa puisi, film pendek, poster, lagu, dan karya lainnya yang akan dipamerkan dalam kegiatan Roots day. Harapan dalam kegiatan ini, 30 peserta didik ini bisa menyebarkan virus kebaikan dan manfaat kepada teman lainnya. Sehingga, semua peserta didik di SMP Negeri 1 Sedati sadar dan tidak melakukan perundungan.

Selain itu, sebagai salah satu sekolah yang mencanangkan sekolah ramah anak, salah satu indikatornya adalah sekolah harus aman, tidak ada kekerasan, diskriminasi, perundungan, dan kesalahan lainnya yang merugikan peserta didik. Program roots ini menjadi penting. Sebab, agen perubahan ini akan menjadi contoh dan role model bagi teman sebayanya, dengan harapan program ini dapat berkelanjutan sehingga sekolah betul-betul bisa mencegah adanya bullying di lingkungan sekolah.